Social Icons

Pages

Minggu, 07 September 2014

POTENSI PEREKONOMIAN DESA LANDO

Dalam tulisan sebelumnya sudah dikupas cukup mendalam tentang kondisi Desa Lando khususnya tentang ketersediaan air bersih. Tulisan kali ini akan mengetengahkan tentang kajian perekonomian Desa Lando. Cita-cita terbesar warga Desa Lando adalah mendapatkan air bersih yang cukup kemudian dapat mengelolanya lewat PAMDES ataupun PAMMas dan selanjutnya mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara merata. Berbicara tentang kesejahteraan tidak bisa lepas dari masalah ekonomi sebab kesejahteraan dan ekonomi bagai dua sisi mata uang yang tidak bisa terpisahkan satu sama lain. Kesejahteraan itu juga tentunya akan terwujud jika ada sumber yang bisa digerakkan. Sumber-sumber tersebut yang kita sebut dengan potensi, ya potensi ekonomi suatu desa dapat digerakkan untuk terwujudnya kesejahteraan. Masing-masing desa tentunya sudah memiliki potensi tersendiri yang disediakan Tuhan lewat alam semesta ciptaannya. Potensi itu dapat berupa sumber daya alam maupun sumber daya manusia. Di Desa Lando sendiri terdapat beberapa potensi yang bisa dimaksimalkan untuk mencapai kesejahteraan masyarakat ataupun juga bisa menjadi sumber PADes dan juga dapat menjadi pembeda dengan desa-desa lainnya. Setelah diskusi cukup lama dengan salah satu tokoh Desa Lando dan melakukan observasi ke beberapa dusun yang ada maka kami menarik kesimpulan bahwa sedikitnya terdapat dua potensi unggulan yang bisa dikelola dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Lando. Kedua potensi ini direkomendasikan dikarenakan kedua potensi ini cukup potensial untuk dikembangkan dan kedua potensi ini tersebar merata di tujuh dusun yang ada di Desa Lando. Dua potensi yang dimaksud yakni produksi batu bata dan anyam-anyaman seperti anyaman bakul, songkok, tempat nasi, keranjang dan banyak lagi jenis lainnya. Meski saat ini kedua potensi tersebut belum menjadi mata pencaharian utama penduduk namun kedua potensi ini cukup bisa diandalkan untuk membantu perekonomian masyarakat. Potensi batu bata adalah potensi yang cukup menjanjikan hasil yang besar karena selain keuntungannya banyak, juga pangsa pasar tersedia luas. Demikian juga untuk anyam-anyaman. Produksi batu bata ini dilakukan oleh laki-laki dan perempuan, sementara anyam-anyaman lebih didominasi dilakukan oleh perempuan terutama kaum ibu-ibu. Namun sayangnya dalam menjalankan dua kegiatan tersebut, masyarakat masih terkendala pada permodalan. Saat ini mereka sulit mendapat akses untuk mendapatkan modal dalam mengembangkan produksi batu-bata dan anyam-anyaman tersebut. Hal itu juga dikeluhkan oleh salah seorang tokoh pemuda Desa Lando Suhaili Munahar. Pemuda 27 tahun yang saat ini sedang menempuh study S2 di Universitas Singaraja Bali ini mengakui desanya sudah punya potensi ekonomi namun masih terkendala modal. Untuk itu, dirinya bersama pemuda yang lainnya sudah merencanakan untuk membuat koperasi yang dapat mengakomodir kebutuhan kedua potensi tersebut. Koperasi ini nantinya akan dihajatkan untuk produsen batu bata dan anyam-anyaman yang dapat memfasilitasi mereka mulai dari manajemen, permodalan hingga pemasaran. Suhaili optimis jika koperasi ini nantinya sudah berjalan maksimal maka kebutuhan para pengrajin dapat terpenuhi terlebih lagi jika PAMDes juga sudah terwujud maka kesejahteraan warga Desa Lando akan tercapai sembari dirinya berharap ada pihak luar yang mau membantu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Blogroll

 

Sample text

Sample Text

 
Blogger Templates