Social Icons

Pages

Kamis, 04 September 2014

BERKAH PEMBIAYAAN AKAD BISNIS BTLB

“Bismillahirahmanirahim, Ibu ini diterima uang pembiayaan dari BTLB sebesar 2 juta rupiah semoga bermanfaat dan usaha ibu makin meningkat. Ya pak saya terima uang pembiayaan ini dari BTLB sebesar 2 juta rupiah semoga berkah buat usaha saya, terima kasih”. Petikan kalimat di atas adalah ijab qabul antara BTLB yang diwakli Account Officer (AO) dengan salah seorang anggota BTLB yang disebut Mitra Usaha (MU). Pembiayaan atau akad bisnis di BTLB Lotim unit Aikmel sudah berjalan lebih dari 7 bulan. Dimulai pada Maret 2013 yang sekaligus menandai kenaikan kelas unit Aikmel dari Unit A menuju Unit B. Baru-baru ini BTLB Lombok Barat juga sudah mulai ke unit B dengan masa percobaan 3 bulan dan BTLB Unit Taliwang Sumbawa Barat kabarnya Januari 2014 sudah mencoba naik ke Unit B. Geliat dan antusias semua unit BTLB untuk menuju pembiayaan akad bisnis kian bagus karena tidak hanya berdampak pada peningkatan kesejahteraan pengelola, akad bisnis juga sebagai media pembelajaran SDM Baitut Tamkin di seluruh Indonesia untuk berkarya lebih luas di masyarakat binaan lewat terlibat langsung dalam usaha-usaha anggota. Di tengah gencarnya lembaga-lembaga keuangan lain yang sejenis masuk ke warga, namun BTLB tetap menjadi pilihan utama anggota walau lembaga lain tersebut menawarkan dana yang lebih besar dari yang disediakan BTLB. Apa saja sebenarnya yang membuat masyarakat lebih memilih BTLB ketimbang yang lain ? berikut hasil observasi dan testimoni penulis dengan beberapa anggota BTLB yang ada di Desa Kalijaga Timur, Aikmel, Kembang Kerang dan Keroya. Sebut saja Inaq Sapiah anggota majelis Az- Zikra Desa Kembang Kerang mengatakan bahwa pembiayaan BTLB lebih adil karena yang diterapkan sistem bagi hasil bukan berbasis bunga dimana warga tidak memberikan bagi hasil apabila di hari itu warga tidak jualan atau berjualan tetapi tidak ada yang laku. “Ndeqne ulaq tagih bagi hasilta siq petugas munte gen ndeqne araq untungta (petugas tidak menagih kita bagi hasilnya apabila kami tidak ada untung dalam berjualan)”. Ungkap ibu yang menggeluti usaha jual beli bawang merah bawang putih dan rajin puasa sunah senin kamis ini. Lain lagi dengan pengakuan ibu-ibu majelis yang ada di Desa Kalijaga Timur bahwa semenjak mereka ikut bergabung dengan BTLB usahanya makin meningkat dan makin berkah. “Pak setelah kami ikut BTLB kok ringan sekali rasanya di keluarga kami dan selalu ada saja dagangan kami yang laku dan kayaknya pelanggan-pelanggan kami makin dekat. Mungkin karena setiap minggu kami baca ikrar, doa dan asmaul husna ya”. Sementara pengakuan anggota yang ada di Desa Aikmel dan Desa Keroya mengatakan bahwa dengan ikut BTLB mereka sekarang sudah bisa menabung dan mempunyai tabungan dimana sebelumnya mereka tidak pernah bisa menabung dan tidak pernah punya tabungan. Dari beberapa testimoni anggota di atas dapat kita menarik benang merahnya bahwa keadilan dapat mengantarkan kita untuk mendapat keberkahan sehingga apapun yang kita lakukan akan nampak hasilnya meski tidak banyak namun manfaatnya sangat dirasakan. Keberkahan membuat anggota selalu setia di BTLB hingga waktu yang lama. So, anggota-anggota kita sudah bisa memetik keberkahan di BTLB baik lewat pinjaman terlebih lagi pembiayaan. Nah bagaimana dengan kita selaku pengelola, sudahkan merasakan keberkahan itu yang akan membuat kita selalu nyaman dan akan tetap berjuang bersama BTLB hingga waktu yang sangat panjang ?. Hanya Allah dan anda yang tahu apa yang ada dalam benak anda masing-masing. Alhamdulillah Iman Taqwa Tetap di Dada, Insya Allah BERKAH !!!.

1 komentar:

Blogroll

 

Sample text

Sample Text

 
Blogger Templates